PELATIHAN PERHITUNGAN KARBON

Banyak metode saat ini berkembang yang bisa digunakan untuk menghitung seberapa besar karbon yang tersimpan pada suatu pola penggunaan lahan, diantaranya Model Perhitungan Karbon Terestrial, Metode Yasso, Metode ORNL, Metode Extendel Kalmen Filter dan Metode Rapid Carbon Stock Appraisal (Penghitungan/penilaian karbon tersimpan secara cepat).

Metode RACSA, merupakan sebuah metode penghitungan karbon yang banyak digunakan di berbagai tempat. Kalangan peneliti yang tergabung dalam jaringan internasional Alternatives to Slash and Burn (ASB) telah menguji metode ini.Dan terbukti metode ini mampu digunakan oleh semua pihak, terutama masyarakat dan pemerintah daerah.

KKI WARSI mencoba menginisiasi bagaimana metode ini bisa digunakan oleh masyarakat dan pemerintah daerah melalui sebuah pelatihan dan praktek langsung di lapangan.Pelatihan yang dilakukan selama 4 hari ini, Selasa-Jumat 10-13 April 2012 yang memilih Hutan Desa Senamat Ulu, Kecamatan Bathin III Ulu Kabupaten Bungo sebagai lokasi praktek penghitungan karbon. Pelatihan ini diikuti 22 peserta yang berasal dari perwakilan dari pemerintah kabupaten di Provinsi Jambi, perwakilan Pemerintah Provinsi Sumatera Barat dan kelompok pengelola hutan yang telah mendapatkan perizinan baik skema Hutan Desa maupun Hutan Adat yang berasal dari Provinsi Jambi dan Sumatera Barat.

Pelatihan ini bertujuan dalam peningkatan kapasitas masyarakat, fasilitator lapangan dan pemerintah daerah terkait melalui ketrampilan mengukur dan menghitung cadangan carbon dengan metode RaCSA.Peserta diharapkan juga mampu melakukan uji coba perhitungan rata-rata cadangan karbon dengan metode RaCSA pada beberapa tipe penggunaan lahan di kawasan kelola rakyat.

Nara sumber dalam kegiatan pelatihan ini berasal dari Universitas Brawijaya, Malang yaitu Prof. Dr. Kurniatun Hairiah selaku koordinator, Widianto, MSc, dan Rika Ratna Sari, SP.

Dalam upaya mencapai keluaran di atas, maka pelatihan akan diberikan dalam dua tahap yaitu melalui peningkatan pemahaman peserta akan pemanasan global, perubahan iklim dan upaya pengurangan emisi karbon; dan peningkatan ketrampilan dalam mengukur cadangan C dan mengekstrapolasinya ke tingkat bentang lahan. Pelatihan ini akan diselenggarakan selama 4 hari kerja, dimana hari pertama lebih banyak membahas mengenai materi/teori pengantar perubahan iklim dan RaCSA, hari kedua dan ketiga akan melakukan praktek pengukuran di lapangan di dua macam sistem penggunaan lahan. Pada hari ke empat akan melakukan analisis dan penghitungan C dari data-data lapangan.